Pena Taufiq

Wadah belajar Menulis Pemula, Motivasi & Edukasi

Responsive Ads Here

Wednesday, 21 November 2018

Tips Menghadapi Orang Tua "Pilih kasih" (Bag.2)



Tips Menghadapi Orang Tua Pilih kasih
Tips Menghadapi Orang Tua "Pilih kasih

 Tulisan ini merupakan bagian kedua dari Tips menghadapi orang tua pilih kasih (Bag 1)




2.  Jika ternyata saudara kita diperlakukan lebih baik karena dia punya hal yang membuat orang tua bangga (sebab ke-2 dan ke-4). Dalam hal ini hendaknya memotivasi kita untuk bisa berprestasi. Tidak perlu berkompetisi di bidang yang sama dengan saudara kita, kita bisa membuat orang tua kita bangga dengan sesuatu yang kita suka, walaupun sederhana.

Misalnya, saudara kita dibanggakan saat punya pekerjaan bagus, menghasilkan uang banyak atau semacamnya. maka kita bisa menunjukkan bahwa kita punya kelebihan di bidang lainnya, misalkan kita lebih perhatia terhadap keluarga, atau kita lebih peduli terhadap kehidupan sosial di masyarakat, kita harumkan nama keluarga dengan aktif di kegiatan sosial, seperti gotong royong atau semacamnya. Atau jika masih dibangku sekolah, kita buktikan dengan belajar yang giat, aktif dalam kegiatan positif di sekolah dan semacamnya.

Hal ini akan membuat penilaian orang tua akan lebih berimbang, misalkan "si Kakak rajin kerja, tapi si adik lebih rajin beres-beres rumah ya".


3. Untuk permasalahan atau sebab yang ke-3, saat adik baru lahir, maka otomatis semua perhatian jatuh kepada sang adik. Hal ini adalah hal yang manusiawi, kita sebagais eorang kakak hendaknya berpikir positif tentang hal ini. Momentum ini kita jadikan motivasi bahwa kelahiran adik harus menjadikan kita sebagai kakak yang lebih dewasa, lebih mandiri dan lebih bertanggung jawab.

Kelahiran sang adik memunculkan suatu peran baru bagi kita diiringi tanggung jawab baru juga. Sudah sepantasnya kita bersikap sama sebagaimana orang tua kita kepada adik kita, yaitu menyayangi, menjaga dan melindungi. Pada saatnya nanti sang adik juga akan merasakan bahwa dirinya ternyata disayangi tidak hanya oleh orang tuanya tetapi juga oleh kamu sebagai kakaknya, maka sang adik akan membalas kasih sayang kepada kamu sebagaimana kasih sayang kepada orang tuanya.

4. Pujilah saudara kamu atas kelebihannya, sebagaimana orang tua kamu memujinya. Hal ini membuat kamu dan irang tua mu berada pada "pihak yang sama". Jika kamu tetap berkeras hati untuk menolak mengakui kelebihan saudara kamu, hal ini akan membuat kamu secara tidak sadar menjadikanny sebagai pesaing. Akhrinya orang-orang yang mendukung saudaramu juga akan menjadi pihak lawan bukan? tentu ini tidak enak.

5. Yakinlah bahwa kamu juga pernah di posisi yang sama dengan saudaramu sekarang. Kita harus yakin bahwa kita pun dulu pernah menjadi kesayangan orang tua, kebanggaan mereka, anak yang senantiasa mereka puji. Kita harus menyadari bahwa, inilah kenyataan kehidupan, tidak selamanya kita berada posisi yang nyaman. Suatu saat semua akan berganti, begitu pula jika kita berada di posisi yany tidak nyaman, suatu saat pasti akan berlalu.

Nah, demikianlah artikel kali ini, semoga bermanfaat. Jika kamu punya tips lain silakan tuliskan di komentar ya.

Salam hangat & tetap positif :)

No comments:

Post a Comment